Salut untukmu, yang selalu setia menunggu maafku…
Sesungguhnya cerita luka hati ini takkan pernah usai…, betul-betul dalam dan entah bagaimana “menjahitnya” agar bisa sedia kala. Yah cerita tinggalah cerita…, nyatanya hati-hati kita masih saja bertaut meski kita seolah telah saling menyakiti, mencuri-curi kabar tentang dirimu dari “kertas maya” dan “katanya”, namun berat mulut ini untuk sekedar menyapamu dikala berpapasan dipersimpangan jalan. Hmmm.. apa gerangan yang terjadi antara kita.
Sesungguhnya kita berdua sadar, bahwa kita tidak sudi saling menyakiti, bahkan kita tidak pernah mau “ini” terjadi. Tapi… kita sama-sama tak kuasa membendung ajali, mungkin ini jalan yang telah digariskan-Nya untuk kita jalani.
Sahabat…, tragis ini adalah “kasih”…, Ironi ini adalah “cinta”…
Sahabat…, tahulah kita..! sesungguhnya kita telah saling menunjukan kebesaran cinta antara kita …, demi kebahagiaanmu aku meradang, demi keceriaanku engkau tangguhkan impian…
Sahabat…, tahukah engkau..? bahwa pada sepenggal kisah hidupku yang paling “Indah” itu adalah saat bersamamu, sampai kapanpun cerita itu akan tetap ku kenang…
Salut untukmu, yang selalu setia menunggu maafku…
10122012
::Mdd::
Senin, Desember 10, 2012
Ironi Dua Belas Akhir
Malaikat Jelita
Ketika dada sesak akan amarah.., hati sempit dihimpit dengki…, sumpah serapah menghiasi hari-hari disetiap kata dan tulisan, seakan logika tak lagi ada, hanya dia..,dia…,dia dan mereka yang nampak paling berdosa. Ketika kedukaan menghiasi hari-hari, kegalauan merimbuni relung hati, doa yang dipanjatkan seolah tak berjawab, karena prasangka kepada Sang Pencipta. Hatinya ingkar dan menyangka Al lah tak sayang padanya. Adalah dua jelita…, Puspita dan Adinda…, bertutur kata lembut dengan tautan yang indah dan menyejukan, setiap kata demi kata membawaku kedalam perenungan diri yang paling dalam, sehingga nampaklah biji-biji kebencian dan kedegilan itu, tersentaklah aku… nyatanya Allah kirimkan malaikat “jelita” itu sebagai jawaban atas doa-doaku, Allah hendak ajarkan ku bahwa “tidak satupun kesulitan menerpaku, melainkan karena ulahku sendiri”. Ampuni Hambamu ini Yaa Allah. (Mdd)
Kamis, November 18, 2010
Tertawan Jeruji Hati

sejak lama..
berhari, bermingu, berbulan bahkan bertahun
sosok penghuni setia relung kalbuku
adalah 'aku', yaa.. 'aku'
'aku' lama raib di peraduan
'aku' lama dicari mpunya
'aku' tersesat dirimba elok
'aku' tertawan jeruji hati.
relung ini..
kiranya kan sepi tanpa penghuni
nyatanya sosok yang lain bersemi
adalah 'dia', yaa.. 'dia'
'dia' singgah sejak 'aku' tiada
'dia' minggat dari mpunya
'dia' tertawan jeruji hati
'aku' sosok gesit tahu diri
tahu kapan dan kemana harus pergi
namun kali ini..
seolah tak berdaya
tertawan jeruji hati
'dia' sosok jelita yang bijaksana
tahu apa dan bagaimana berlaku
namun kali ini..
seolah hilang kekuatan
tertawan jeruji hati
seolah saling mengisi
nyatanya bertukar posisi
'aku' tertawan dia
aku menawan 'dia'
assyifa pagi...
subang, 4 nopember 2010
dyat
Aku Sama Sepertimu

ketika kau tunjukan kebahagiaanmu
jangan dikira aku tak iri padamu
ketika kau perlihatkan tegarmu
jangan dikira aku tak mengharapnya pula
ketika kau perlihatkan tawamu
jangan dikira aku suka dalam dukaku
ketika kau bisa berjalan berdampingan
jangan dikira aku bangga dalam kesendirian
Kawan..
aku sama sepertimu..
aku jg mau apa yg kau dapati
yaaahh..
aku rela.. silahkan kalian menikmatinya duluan..
sedangkan aku belakangan
yaaaahh aku rela.. aku relaa..
yaa... aku rela.., aku relaa..
:( akurela..
kawan..
aku tau harus mengejar 'bahagiaku'
kini aku harap saat yang tepat
aku akan meraihnya
aku akan mendapatkannya
aku akan mmilikinya pula
pergi tanpamu aku bisa..
kawan akan kubuktikan..
aku ini sama sepertimu..
dalam hatiku...
cemburu itu menderuuu...
luka itu menganga...
tangis itu merintih-rintih
kawan..., aku sama seprtimu
aku punya RASA dan HARAPAN..
:(..:(..:(
Tuesday, November 2, 2010 at 10:16pm
DIA itu…

- Dia itu SENSITIF. Tanggap dalam merespon 'aura' sekitarnya, dia peduli dengan suasana hati orang2 disekelilingnya, dia rela membagi kebahgiaanya demi 'sekitar'. Dia suka merajuk tapi hanya bermanja sekedar ingin mendapat perhatian, dia seorang yang wajar dalam bersikap. Tanpa dia harus merajukpun orang2 akan menaruh simpati dan perhatian padanya.
- Dia itu CEREWET. Focus dan tuntas rasanya lebih pantas.., dia selalu memandang ideal untuk beberapa hal, shingga apa yg dilakukannya haruslah semaksimal mungkin dia kerjakan, terlebih lagi bila dia harus mnyelesaikannya bersama 'patner, maka haruslah sang patner mampu mengimbangi kelincahan gerak dan fikirnya, terlebih lagi 'cerewetnya', intinya sii.. dia seorang yg ihsan shingga tidak asal-asalan dalam berbuat. Perfect dan maksimal.
- Dia itu HALUS. Ibarat sutra halus, lembut, cantik, indah.. (api sama 'katter ga boleh mendekat yaa.. dia mudah koyak dan terbakar J) dia mudah memaafkan org, namun dia akan menyimpannya sebagai pelajaran. mmm dan tidak suka Dendam ..
- Dia itu IKHLAS. Perhatian yang penuh dan tulus pada semua, terutama "aku" (heee.. GeEr..), dia tau sang teman sedang mengharap bantuannya, maka dengan spontan dia membantu sepenuh hati.
- Dia itu MANJA. Dia wanita yang pandai berdikari, namun naluri seorang wanita tetaplah wanita..Manjaaa boo.. (tp itu salah satu bagian yg aku suka)
- Dia itu EGOIS. Hee terkadang dia juga hanya pikirin diriya sendiri…,gak mo tau c aku lagi sedih ato 'sibuk'.. it's ok.. (lagi" aku suka kok.. ).
- Dia itu CINTA. Subhanallah.., bgitu besar cintanya.., aku merasa tersanjung dengan sikap dan kallimat cintanya.
- Dia itu SMART. Logis, ucapan dan perbuatannya bersandar pada ilmu yang dimilikinya.. Muanteb, tak Ayal dia menjadi Inspirasi bagi org" disekitarnya..
- Dia itu AKU. Mmm… apa yaa artinya?? , artinya jgn pernah ganggu dia yaa!!! Krn aku tak akan biarkan siapapun menyakitinya.
Langganan:
Postingan